Viral Lowongan Buzzer MyPertamina, Roy Suryo: Begini Kalau Dikelola secara Amburadul

JAKARTA, – Pakar telematika Roy Suryo ikut angkat suara perihal viralnya lowongan buzzer yang diduga untuk mendongkrak rating aplikasi MyPertamina. Menurutnya, pengerahan buzzer merupakan bukti bahwa perusahaan migas pelat merah itu tak beres.

Roy menyindir petinggi BUMN yang sibuk persiapan Pilpres dan komisaris Pertamina yang hanya bisa bicara tanpa hasil. Mantan Menpora itu menilai para pejabat itu lah yang menyebabkan Pertamina amburadul.

“Beginilah kalau dikelola secara amburadul, petingginya sibuk nyopras-nyapres, komisarisnya cuman bisa OmDo (omong doang) & malah menghasilkan kerugian triliunan,” tulisnya via akun Twitter @KRMTRoySuryo2, dikutip Jumat (8/7).

“Giliran aplikasinya acak-adut bukan diperbaiki malah ngerahin BuzzerRp. Untung netizen cerdas, bongkar semua termasuk HP-nya,” sindir eks kader Partai Demokrat itu.

Diketahui, baru-baru ini pesan lowongan buzzer yang diduga untuk menaikkan rating aplikasi MyPertamina viral di media sosial.

Pesan itu memuat informasi dari Pertamina yang membuka lowongan buzzer untuk memberikan komentar positif pada aplikasi MyPertamina di PlayStore dan Appstore.

"Freelance job buzzer job receh by JIC. Urgent butuh 1000 user untuk rating bintang 5 dan review positif satu paragraf," bunyi pesan WhatsApp yang tersebar di jagat maya.

"1 Device bisa pakai banyak email. Fee talent: 4000 per akun. Handle:JIC. Langsung kerjakan hari ini," lanjut pesan itu.

Pihak Pertamina mengeklaim tak tahu soal ini. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting memastikan pihaknya siap menerima segala kritik dan masukan.

"Saya tidak ada info terkait hal tersebut. Kami tidak tahu hal itu. Bahwa bila ada yang memberikan penilaian kurang untuk aplikasi MyPertamina, sebagai masukan dan kritikan, tentu kami terima untuk perbaikan ke depan," kata Irto, dilansir dari cnnindonesia.com.



sumber: www.jitunews.com